Bahas Pendidikan, Komisi 4 DPRD Tuban Terbang Ke Jakarta
Bahas Pendidikan, Komisi 4 DPRD Tuban Terbang Ke Jakarta
PORDES TUBAN – Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI di Jakarta, guna berkonsultasi sekaligus membahas tentang penyelenggaraan Pendidikan di Kabupaten Tuban Jatim, Jumat 23 Juni 2023.
Hal penting yang dibahas diantaranya tentang regulasi pendidikan, perkembangan dari kurikulum merdeka belajar, sekolah penggerak, hingga guru penggerak di Kabupaten Tuban. Khususnya terkait dengan penyerapan lulusan SMK di dunia kerja.
Ketua Komisi 4 DPRD Tuban, Tri Astuti saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon oleh kantor Portal Desa Biro Tuban mengungkapkan hal tersebut.
Tri Astuti menjelaskan bahwa tujuan dari kunjungan kerja ini adalah untuk menyelaraskan program pendidikan yang sedang berjalan dengan kondisi saat ini, sehingga bisa mendapatkan dukungan dari semua pihak.
“Khususnya dari Pemda, swasta, industri maupun instansi dan pihak terkait lainnya,’’ terang Tri Astuti.
Menurut Srikandi Gerindra Tuban itu, semua pemangku kepentingan dalam pendidikan, termasuk siswa, harus menjadi agen perubahan dan memberikan dukungan sepenuhnya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Tuban.
“Dukungan tersebut diharapkan dapat berasal dari keluarga, guru, institusi pendidikan, dunia usaha/industri, masyarakat termasuk organisasi masyarakat, komunitas lokal, dan elemen masyarakat lainnya,’’ sebut Tri Astuti.
Tri Astuti juga optimis bahwa dengan melibatkan semua pihak dan didukung oleh regulasi yang tepat serta anggaran yang memadai, angka partisipasi lulusan sekolah dapat meningkat di dunia kerja.
Tri Astuti menjelaskan, jika penyerapan tenaga kerja (naker) dari lulusan SMK di Tuban saat ini belum mampu mengurangi pengangguran di wilayah setempat.
Oleh sebab itu, dalam kesempatan kunjungan tersebut, pihaknya juga menyampaikan ke kementerian supaya pendirian sekolah kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan setempat.
Politisi asal Kecamatan Plumpang itu mencontohkan di Kabupaten Tuban yang merupakan daerah industri pertambangan, selayaknya bisa dibangun sekolah yang memiliki jurusan terkait perindustrian dan pertambangan.
Sehingga, ke depan ada penyerapan naker lokal yang lebih besar hingga mampu membantu mengurangi angka pengangguran di Bumi Wali Tuban. (Ali Maskur/Kabiro)

