Budidaya Ikan Air Tawar di Lahan Gambut Jadi Peluang Usaha Alternatif Ketahanan Pangan

Tualang, PORDES – Budidaya ikan air tawar di Kabupaten Siak dapat menjadi percontohan bagaimana pentingnya ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan. Masyarakat Desa Pinang Sebatang Timur melakukan praktik budidaya ini di wilayah lahan gambut.

Upaya ini membuat lahan gambut tetap basah, sehingga memperkecil potensi kebakaran lahan akibat kekeringan, di sisi lain memberi kesempatan masyarakat mendapat sumber penghasilan baru.

Alex Safirman (52), warga Desa Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, mengatakan, saat ini terdapat 7 kolam. Di ketahui kolam ikan yang dia kelola saat ini adalah milik kelompok tani.

“Kami telah membentuk kelompok tani tahun 2015, dinamakan Mutiara indah,” kata Alex, Selasa (17/5/2022).

“Perkembangan budi daya ikan air tawar di sini masih didominasi budidaya kolam menggunakan air sistem pasang surut mengandalkan naik turun air sungai,” imbuhnya.

Sementara, Bhabinkamtibmas Desa Pinang Sebatang Timur, Bripka Jumi P. Sihombing, mengapresiasi kegiatan positif warganya, dan mengatakan, bahwa percontohan budidaya air tawar di lahan gambut sudah dilakukan di Desa Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak.

“Budidaya ikan air tawar di lahan gambut seperti ini, dapat memotivasi bagi warga lainnya sebagai peluang usaha alternatif ketahanan pangan,” kata Sihombing.

Pantauan Portal Desa di lapangan, terdapat 7 kolam aktif, yang di pelihara dan di jaga oleh Kelompok Tani Mutiara Indah yakni Nila, Baung, Bawal, Patin dan Gurami.

Laporan: Ricky Zulvia Putra