Tokoh Masyarakat Desa Ambuau Togo akan Adakan Ritual Adat Danau Togo Motonu
Tokoh Masyarakat Desa Ambuau Togo akan Adakan Ritual Adat Danau Togo Motonu
Buton, PORDES – Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda Desa Ambuau Togo menggelar rapat dengar pendapat untuk pelanggaran Acara Ritual Adat Danau Togo Motonu, yang dilaksanakan dirumah salah satu warga yang ditokohkan dalam pelaksanaan ritual adat Danau Togo Motonu, pada Minggu kemarin (30/10/2022).
Ritual Adat tersebut telah dilakukan bertahun-tahun, sebab itu adalah salah satu budaya dari leluhur etnis masyarakat asli Desa Ambuau Togo.
Dalam rapat tersebut tampak hadir Camat Lasalimu Selatan Baru, Hidayat, Kepala Desa Ambuau Togo, Hariono, Babinsa, dan para toko Adat Desa Ambuau Togo.
Kepala Desa Ambuau Togo Hariono mengatakan, rapat bersama para tokoh- tokoh adat ini adalah salah satu langkah terbaik demi kesuksesan acara ritual Adat Danau Togo Motonu, yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini.
“Rtual adat ini pihak kami akan mengundang Pj Bupati Buton, Basiran, oleh karena itu kita harus mempersiapkan segala sesuatunya demi suksesnya ritual Adat Danau Togo Motonu ini,” cetus. Hariono saat ditemui diruang kerjanya.
Salah satu pemuda Tokoh Pemuda Desa Ambuau Indah Ebit menjelaskan, acara yang digelar setiap tahun itu sudah menjadi salah satu budaya etnis masyarakat Desa Ambuau Togo, pasalnya menurut masyarakat Desa Ambuau Togo Danau Togo Motonu itu sangat sakral dan mempunyai sejarah yang panjang.
Karena nama dari arti nama Togo Motonu itu jika diartikan dengan bahasa Indonesianya adalah Danau yang tenggelam, sejarah itu diakibatkan pernikahan antara saudara kandung yang dimasa kecilnya dipisahkan.
Menurut sejarah Danau Togo Motonu itu adalah salah satu tempat Kerajaan yang jaya di kala itu, ini dibuktikan dengan temuan peninggalan kerjaan yang silam, kalau dulu pada saat peringatan ritual Adat Togo Motonu masyarakat akan disuguhkan dengan kemunculan buaya putih.
Namun sekarang hal itu sudah terlihat lagi pasalnya sekarang sudah banyak hal- hal yang membuat lehur murka seperti Wilayah tanah Togo Motonu sudah banyak masyarakat yang telah mengklaim tanah yang masih milik tanah Adat Togo Motonu.
“Saya berharap kepada semua tokoh adat dan masyarakat Desa Ambuau Togo serta Pemerintah Kecamatan dan Desa agar segera duduk bersama guna membahas status tanah yang telah diklaim oleh oknum-oknum yang telah mengklaim tanah yang masih merupakan tanah adat masyarakat etnis Ambuau Togo tersebut,” harapnya. (Asrunode)

