Mabar, PORDES – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) melalui keputusan bersama telah menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pariwisata 2023 sebesar Rp 28 miliar. Hal ini didukung dengan diserahkannya dua objek wisata baru untuk dikelola Pemkab Mabar yakni Goa Batu Cermin dan Puncak Waringin.

Bersamaan dengan dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 30 Desember 2022 maka dipastikan mobilitas manusia akan meningkat.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan (Kadis Parekrafbud) Manggarai Barat Pius Baut mengatakan, target 28 juta bisa tercapai karena jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo diperkirakan akan meningkat.

“Ini keputusan bersama Tim Anggaran Pemda, asumsinya kunjungan wisatawan naik pasca-pandemi,” tuturnya, Kamis (5/1/2023).

Target PAD 2023 ini meningkat 2 kali lipat dari jumlah PAD 2022 sekitar Rp 9,4 miliar. Namun jumlah PAD 2022 tersebut tidak mencapai target awal sebesar Rp 13 miliar. Hal ini dikarenakan ada beberapa isu yang beredar seperti kenaikan tiket konservasi ke Taman Nasional Komodo.

Hal lain juga yang membuat Pemkab Mabar optimis PAD akan naik karena beberapa objek wisata di Manggarai Barat akan mulai maksimal dibuka untuk umum yakni Goa Batu Cermin dan Puncak Waringin yang sepenuhnya akan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten manggarai barat.

Jadi sumber PAD Pariwisata 2023 Kabupaten Manggarai Barat dari 7 obyek wisata yakni Taman Nasional Komodo, Cunca Wulang, Gua Rangko, Dive KSOP, Snorkeling KSOP, Batu Cermin dan Puncak Waringin.

Laporan: Yuvens.